MACAM -MACAM KITAB TAUHID AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH (
ASYARIYAH DAN MATURIDIYAH ) YANG DIPELAJARI DI PESANTREN INDONESIA DARI TINGKAT
DASAR IBTIDAIYAH SAMPAI TINGKAT ULYA
Pesantren dengan
sistem pendidikan yang unik telah memiliki kurikulum spesifik baik standar
isinya (kontennya), proses maupun
standar penilaiannya dengan tetap mengadaptasikan diri dengan perkembangan zaman
dan kebutuhannya.Berbadai bidang ilmu agama dikaji secara intensif dengan
metode tradisional baik lewat sistem pendidikan klasikal maupun sistem badongan
atau wetonan
Dalam sistem
pendidikan kurikulum Pesantren Salaf/Madrasah Diniyah di Indonesia, kajian akidah
tauhid berlandaskan mazhab Asy'ariyah dan Maturidiyah (Ahlussunnah wal Jama'ah)
diajarkan secara bertahap. Pembelajaran dimulai dari pengenalan akidah dasar
berformat bait syair/bahasa daerah (Jawa/Sunda/Pegon), lalu beralih ke
argumentasi rasional (dalil aqli & naqli), hingga pemikiran filosofis kalam
tingkat tinggi.
A. Tingkat Dasar (Ibtidaiyah / Ula)
Fokus pada
tingkat ini adalah hafalan dasar akidah, pengenalan 20 Sifat Wajib Allah, Sifat
Rasul, serta hukum-hukum akal secara ringkas.
1. Aqidatul 'Awam (karya Syekh Ahmad al-Marzuqi al-Maliki)
·
Bentuk:Nazham/Syair (57 bait).
·
Materi: Rukun iman, 20 sifat wajib Allah, nama-nama Rasul, silsilah Nabi
Muhammad SAW, serta peristiwa Isra Mi'raj secara sederhana.
2.Kitab Aqoid ad-Diniyah (Jilid 1 & 2) (karya KH. Saifuddin Zuhri /
Syaikh Kholil Bangkalan)
·
Bentuk: Prosa Tanya-Jawab sederhana.
·
Materi: Pengenalan tauhid dasar berformat Pegon/Indonesia yang dirancang
khusus untuk anak-anak kecil.
3.Bad'ul Amali / Al-Amali (karya Imam Ali bin Utsman
al-Usy)
·
Bentuk: Nazham (67 bait) khas mazhab Maturidiyah.
·
Materi: Dasar-dasar akidah Ahlu Sunnah versi ulama Maturidiyah (sering
diajarkan di tingkat Ibtidaiyah akhir atau Tsanawiyah awal).
B. Tingkat Menengah (Tsanawiyah / Wustho)
Fokus pada tingkat ini adalah pemahaman logika akal (hukum akal) serta
penguraian sifat 20 dengan dalil-dalil ijmali (global)
1. Tijan ad-Durori (karya Syekh Nawawi al-Bantani)
·
Bentuk : Syarah (penjelasan ringkas) atas risalah Syekh Ibrahim al-Bajuri.
·
Materi : Penjelasan rinci Sifat
Nafsiyah, Salbiyah, Ma'ani, dan Ma'nawiyah serta pembagian hukum akal.
2. Kifayatul 'Awam (karya Syekh Muhammad al-Fadhali)
·
Bentuk : Prosa ilmu kalam mendalam.
·
Materi : Argumentasi rasional (dalil
'aqli) mengenai kewajiban Ma'rifatullah melalui penalaran logis (an-nazhar).
3. Matn Umm al-Barahin / Al-Aqidah al-Sanusiyah
(karya Imam al-Sanusi)
·
Bentuk : Matan dasar ringkas ilmu kalam.
·
Materi : Kitab induk yang menjadi fondasi utama logika
tauhid Asy'ariyah di kawasan Nusantara dan Afrika Utara.
4. Jawahirul Kalamiyah (karya Syekh Thahir bin Salih
al-Jazairi)
·
Bentuk: Tanya-Jawab bermetode modern.
·
Materi: Membentengi akidah
Asy'ariyah dari pemikiran ma'rifat modern dan syubhat.
C. Tingkat Lanjut (Aliyah / Ulya / Tahassus)
Fokus pada tingkat ini adalah kajian metodologis kalam mendalam (Dirasah
Tahliliyah), pembuktian dalil tafsili (terperinci), serta sanggahan (radd) terhadap
mazhab spekulatif non-Ahlussunnah (seperti Mu'tazilah, Jabariyah, dan
Mujassimah).
1. Jauharatut Tauhid (karya
Imam Ibrahim al-Laqqani)
Dipelajari bersama syarahnya seperti Tuhfatul
Murid (karya Imam al-Bajuri) atau Fathul Majid (karya Syekh Nawawi al-Bantani).
·
Bentuk : Kalam Nadzam
·
Materi: Pembahasan 144 bait matan tauhid yang mencakup Ilahiyyah, Nubuwwat,
Sam'iyyat, hingga konsep Imamah dan Takdir.
2. Kharidatul Bahriyah (karya Imam Ahmad al-Dardir)
·
Bentuk: Nazham akidah Asy'ariyah-Sufistik.
·
Materi: Sintesis antara logika kalam Asy'ariyah dengan pembersihan jiwa
(tasawuf).
3. Al-Husun al-Hamidiyyah (karya Syekh Husain al-Ghisr al-Tharabulsi)
·
Bentuk : Kalam Nasr ( Prosa)
·
Materi : Pembelaan akidah
Ahlussunnah menggunakan dalil-dalil rasional modern dan sains untuk menjawab
tantangan filsafat materialisme.
4. Al-Iqtishad fi al-I'tiqad (karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali)
·
Bentuk Sajian : Prosa (Natsr)
·
Materi: Rujukan klasik tingkat tinggi yang membedah argumen ketuhanan,
sifat Allah, dan kenabian dengan metode silogisme logika (mantiq).
5.Sharh al-Aqa'id al-Nasafiyah (karya Imam al-Taftazani)
·
Materi: Kitab muta'akhirin paling utama yang menggabungkan akidah Maturidiyah (Matn al-Nasafi ) dengan
metodologi penjelasan Asy'ariyah (Syarh al-Taftazani).
Matriks Jenjang Pembelajaran
Pesantren
|
Tingkat Diniyah |
Umur / Kelas Santri |
Kitab Utama Tauhid |
Karakteristik Materi |
|
Ibtidaiyah |
Dasar / Madrasah Ula |
Aqidatul 'Awam, Aqoid
ad-Diniyah |
Hafalan bait, hafalan
sifat 20, sejarah nabi. |
|
Tsanawiyah |
Menengah / Wustho |
Tijan ad-Durori,
Kifayatul 'Awam, Sanusiyah |
Pengenalan hukum akal
dan dalil global (ijmali). |
|
Aliyah / Ulya |
Lanjut |
Tuhfatul Murid
(Jauharut Tauhid), Al-Husun al-Hamidiyyah, Sharh al-Aqa'id |
Kajian kalam mendalam, filsafat, filsafat Islam, dan pembandingan fikrah/mazhab. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar