Senin, 17 Agustus 2026

MACAM -MACAM KITAB TAUHID AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH ( ASYARIYAH DAN MATURIDIYAH ) YANG DIPELAJARI DI PESANTREN INDONESIA DARI TINGKAT DASAR IBTIDAIYAH SAMPAI TINGKAT ULYA

 

MACAM -MACAM KITAB TAUHID AHLU SUNNAH WAL JAMA'AH ( ASYARIYAH DAN MATURIDIYAH ) YANG DIPELAJARI DI PESANTREN INDONESIA DARI TINGKAT DASAR IBTIDAIYAH  SAMPAI TINGKAT ULYA

 

Pesantren dengan sistem pendidikan yang unik telah memiliki kurikulum spesifik baik standar isinya (kontennya), proses  maupun standar penilaiannya dengan tetap mengadaptasikan diri dengan perkembangan zaman dan kebutuhannya.Berbadai bidang ilmu agama dikaji secara intensif dengan metode tradisional baik lewat sistem pendidikan klasikal maupun sistem badongan atau wetonan

Dalam sistem pendidikan kurikulum Pesantren Salaf/Madrasah Diniyah di Indonesia, kajian akidah tauhid berlandaskan mazhab Asy'ariyah dan Maturidiyah (Ahlussunnah wal Jama'ah) diajarkan secara bertahap. Pembelajaran dimulai dari pengenalan akidah dasar berformat bait syair/bahasa daerah (Jawa/Sunda/Pegon), lalu beralih ke argumentasi rasional (dalil aqli & naqli), hingga pemikiran filosofis kalam tingkat tinggi.

 

A.  Tingkat Dasar (Ibtidaiyah / Ula)

     Fokus pada tingkat ini adalah hafalan dasar akidah, pengenalan 20 Sifat Wajib Allah, Sifat Rasul, serta hukum-hukum akal secara ringkas.

1. Aqidatul 'Awam  (karya Syekh Ahmad al-Marzuqi al-Maliki)

·         Bentuk:Nazham/Syair (57 bait).

·         Materi: Rukun iman, 20 sifat wajib Allah, nama-nama Rasul, silsilah Nabi Muhammad SAW, serta peristiwa Isra Mi'raj secara sederhana.

                         2.Kitab Aqoid ad-Diniyah (Jilid 1 & 2) (karya KH. Saifuddin Zuhri / Syaikh Kholil Bangkalan)

·       Bentuk: Prosa Tanya-Jawab sederhana.

·      Materi: Pengenalan tauhid dasar berformat Pegon/Indonesia yang dirancang khusus untuk anak-anak kecil.

3.Bad'ul Amali / Al-Amali (karya Imam Ali bin Utsman al-Usy)

·         Bentuk: Nazham (67 bait) khas mazhab Maturidiyah.

·         Materi: Dasar-dasar akidah Ahlu Sunnah versi ulama Maturidiyah (sering diajarkan di tingkat Ibtidaiyah akhir atau Tsanawiyah awal).

B. Tingkat Menengah (Tsanawiyah / Wustho)

Fokus pada tingkat ini adalah pemahaman logika akal (hukum akal) serta penguraian sifat 20 dengan dalil-dalil ijmali (global)

1.    Tijan ad-Durori (karya Syekh Nawawi al-Bantani)

·         Bentuk : Syarah (penjelasan ringkas) atas risalah Syekh Ibrahim al-Bajuri.

·         Materi  : Penjelasan rinci Sifat Nafsiyah, Salbiyah, Ma'ani, dan Ma'nawiyah serta pembagian hukum akal.

2.    Kifayatul 'Awam (karya Syekh Muhammad al-Fadhali)

·         Bentuk : Prosa ilmu kalam mendalam.

·         Materi  : Argumentasi rasional (dalil 'aqli) mengenai kewajiban Ma'rifatullah melalui penalaran logis (an-nazhar).

    3.   Matn Umm al-Barahin / Al-Aqidah al-Sanusiyah (karya Imam al-Sanusi)

·           Bentuk : Matan dasar ringkas ilmu kalam.

·           Materi  :  Kitab induk yang menjadi fondasi utama logika tauhid Asy'ariyah di kawasan Nusantara dan Afrika Utara.

4. Jawahirul Kalamiyah (karya Syekh Thahir bin Salih al-Jazairi)

·           Bentuk: Tanya-Jawab bermetode modern.

·           Materi:  Membentengi akidah Asy'ariyah dari pemikiran ma'rifat modern dan syubhat.

C. Tingkat Lanjut (Aliyah / Ulya / Tahassus)

Fokus pada tingkat ini adalah kajian metodologis kalam mendalam (Dirasah Tahliliyah), pembuktian  dalil tafsili  (terperinci), serta sanggahan (radd) terhadap mazhab spekulatif non-Ahlussunnah (seperti Mu'tazilah, Jabariyah, dan Mujassimah).

      1. Jauharatut Tauhid (karya Imam Ibrahim al-Laqqani)

          Dipelajari bersama syarahnya seperti Tuhfatul Murid (karya Imam al-Bajuri) atau Fathul Majid (karya Syekh Nawawi al-Bantani).

·      Bentuk : Kalam Nadzam

·         Materi: Pembahasan 144 bait matan tauhid yang mencakup Ilahiyyah, Nubuwwat, Sam'iyyat, hingga konsep Imamah dan Takdir.

2. Kharidatul Bahriyah (karya Imam Ahmad al-Dardir)

·         Bentuk: Nazham akidah Asy'ariyah-Sufistik.

·         Materi: Sintesis antara logika kalam Asy'ariyah dengan pembersihan jiwa (tasawuf).

3. Al-Husun al-Hamidiyyah (karya Syekh Husain al-Ghisr al-Tharabulsi)

·            Bentuk : Kalam Nasr ( Prosa)

·           Materi  : Pembelaan akidah Ahlussunnah menggunakan dalil-dalil rasional modern dan sains untuk menjawab tantangan filsafat materialisme.

4. Al-Iqtishad fi al-I'tiqad (karya Hujjatul Islam Imam Al-Ghazali)

·         Bentuk Sajian : Prosa (Natsr)

·       Materi: Rujukan klasik tingkat tinggi yang membedah argumen ketuhanan, sifat Allah, dan kenabian dengan metode silogisme logika (mantiq).

 

5.Sharh al-Aqa'id al-Nasafiyah (karya Imam al-Taftazani)

·         Materi: Kitab muta'akhirin paling utama yang menggabungkan akidah    Maturidiyah (Matn al-Nasafi ) dengan metodologi penjelasan Asy'ariyah (Syarh al-Taftazani).

 

Matriks Jenjang Pembelajaran Pesantren 

Tingkat Diniyah

Umur / Kelas Santri

Kitab Utama Tauhid

Karakteristik Materi

Ibtidaiyah

Dasar / Madrasah Ula

Aqidatul 'Awam, Aqoid ad-Diniyah

Hafalan bait, hafalan sifat 20, sejarah nabi.

Tsanawiyah

Menengah / Wustho

Tijan ad-Durori, Kifayatul 'Awam, Sanusiyah

Pengenalan hukum akal dan dalil global (ijmali).

Aliyah / Ulya

Lanjut

Tuhfatul Murid (Jauharut Tauhid), Al-Husun al-Hamidiyyah, Sharh al-Aqa'id

Kajian kalam mendalam, filsafat, filsafat Islam, dan pembandingan fikrah/mazhab.

 

 

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

STRUKTUR ISI DAN KEUNGGULAN KITAB TUHFATUL MURID SYARAH JAUHARUT TAUHID KARYA SYEKH IBRAHIM AL-BAJURI

STRUKTUR ISI DAN KEUNGGULAN KITAB TUHFATUL MURID SYARAH JAUHARUT TAUHID  KARYA SYEKH IBRAHIM AL-BAJURI                      Kitab Jauhar...